Madu Hutan Apis dorsata

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Madu Hutan | JMHI | Organisasi
organisasi

Logo produk JMHI

E-mail Print PDF
JMHIsetelah lama berkutat di design label bersama untuk produk - produk madu yang dihasilkan masing masing anggota JMHI, mulai dari usulan untuk membuat brand name nasional bersama, label bersama untuk dipakai di masing masing daerah sampai dengan usulan membuat hologram produk yang diproduksi JMHI.

pada workshop peningkatan kualitas madu hutan pada panen pohon tinggi di Sumbawa, Mei 2007 lalu akhirnya disepakati untuk memakai logo JMHI untuk produk-produk madu hutan anggota JMHI yang sudah diinspeksi dan memenuhi standart madu hutan dari JMHI.

atas bantuan dari team designer muda dan berbakat dari Singapore, Willy dan The Humanity Forum nya, mereka berkomitmen untuk membantu promosi madu hutan JMHI, mereka memberikan beberapa ide logo untuk design JMHI.

akhirnya setelah disepakati bersama kita memilih pohon dengan tulisan JMHI dan 3 buah segi enam sebagai lambang sarang lebah sebagai logo untuk produk yang sudah memenuhi standar madu hutan JMHI.
 

JMHI

E-mail Print PDF

Jaringan yang berfungsi sebagai forum komunikasi, berbagi pengalaman tentang praktek pengelolaan dan pemanfaatan lebah madu hutan di masing-masing wilayah, informasi dan komunikasi antar wilayah, guna membuat langkah-langkah strategis ke depan untuk mengatasi masalah kehutanan di Indonesia khususnya.

JMHI terbentuk pada Inisiasi Pertemuan Pengelolaan dan Pemanfaatan Lebah Madu Liar ( Apis dorsata ) Tingkat Nasional di Taman Nasional Danau Sentarum, 24 - 30 Januari 2005. Sekretariat dipegang oleh Yayasan Riak Bumi Pontianak.

Anggota JMHI terdiri dari daerah-daerah penghasil madu hutan dengan lembaga pendamping dari Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan Sumbawa.

Selama tiga tahun mendampingi komunitas petani madu sudah banyak hal yang JMHI raih. Salah satunya adalah sertifikasi organik untuk lingkungan hutan tempat tinggal lebah hutan yang tengah dilakukan di Kalimantan Barat dan akan menyusul untuk daerah Sulawesi Tenggara.

 


Hubungi Kami

Banner

Sponsored Links